Sabtu, 01 Desember 2012

Contoh proposal kegiatan


TERM OF REFERENCE
SEMINAR DAN KONGRES MAHASISWA V
UNIVERSITAS ISLAM LAMONGAN (UNISLA)
2009

I.       Dasar Pemikiran

Perjalanan Indonesia sebagai bangsa yang berkembang dan bangkit dari ketertinggalan yang terjadi di semua lini kehidupan yang ada, maka sebuah transisi seharusnya dilakukan dengan menempatkan negara sebagai tolak ukur terciptanya sebuah perubahaan yang total dari segi Politik, Hukum, Ekonomi, Social dan Budaya. Sehingga upaya proses perubahaan multi system kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara benar-benar berlanjut sesuai dengan prinsip demokrasi.

Terlepas dari hal itu, transisi demokrasi yang didasarkan atas partisipasi masyarakat adalah sebuah upaya peruahaan yang sangat signifikan dalam mempengaruhi terciptanya masyarakat dan negara demokrasi, maka sangatlah pantas ketika partisipasi masyarakat diakui sebagai indigenous  participation dalam politik, hukum, Ekonomi, social, dan budaya. Perubahaan-perubahaan yang dicapai merupakan implikasi dari kemurnian hati tanpa adanya kepentingan yang menunggangi, sehingga negara benar-benar menemukan existensinya sebagai negara yang berdaulat dan berkeadilan buka menara penuhmisi golongan atau kepentingan elit kekuasaan yang cenderung mematikan daya, kreatif, inisiatif, responsive, dan inovatif masyarakat.

Namun  ketika melihat fenomena yang ada, pelaksanaan system demokrasi dan transparansi belumlah benar-benar transparan, masih banyak kepentingan disana-sini, baik dalam system pemerintahaan maupun system social yang ada semakin tidak transparannya masyarakat yang benar-benar jujur dengan masyarakat yang amburadul, sehingga masyarakat memang dihadapkan pada kehidupan dilematis dan semakin tidak jelas, apalagi dengan proses politik sekarang yang ditunggangi dengan kepentingan-kepentingan golongan maupun individual. Yang disesalkan adalah kenapa polemik-polemik ini lebih parah terjadi ketika otoda (Otonomi Daerah) sudah dilaksanakan.

Pada dasarnya perumusan Otonomi Daerah yang tercantum dalam UU No. 32 Tahun 2004, sebagai alat pendorong kemadirian Daerah untuk mangatur dan menurus kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat dalam ikatan kesatuan Republik Indonesia. Namun dalam aplikasinya Otonomi Daerah itu belum benar-benar sesuai dengan aspirasi masyarakat.

Dengan hal diatas maka sebuah solusi sangatlah dibutuhkan dalam rangka perwujudan sebuah demokrasi dan keadilan dalam bermasyarakat. Solusi dan usaha itu bisa dilakukan dengan sebuah upaya penyadaran baik secara individu maupun masyarakat secara umum. Khususnya adalah masyarakat Civitas Akademika untuk selalu bergerak dengan tanpa meninggalkan eksistensinya sebagai bagian dari masyarakat.

Intelektual selalu berfikir kritis transformatif sebagai Agent of change, sehingga transformasi social benar-benar ter realisasi sebagai tanggung jawab itu sendiri.

Paparan diatas menjadi satu hal yang harus diperhatikan dengan selalu berusaha mengejawentahkan eksistensi Mahasiswa sebagai insan intelektual, sehingga transformasi social tidak akan pernah berhenti dengan diikuti proses regenerasi secara kontinuetas


II.   TEMA KEGIATAN

Kongres Mahasiswa III Universitas Islam Lamongan mengangkat tema besar “Menumbuhkan dan mempertajam partisipasi mahasiswa dalam pelaksanaan Demokrasi”

III. LANDASAN KEGIATAN

1.    Pancasila dan UUD 1945
2.    PP No. 60 tentang Pendidikan Tinggi
3.    SK Mendikbud No. 155/U/1998Tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi
4.    UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Perguruan Tinggi
5.    AD KBM Unisla
6.    ART KBM Unisla
7.    Program Kerja BEM Unisla 2003-2004
8.    Rapat Pleno BEM tanggal 29 Januari 2005

IV. TUJUAN KEGIATAN


1.    Mempertegas makna transparansi dan ruang partisipasi mahasiswa sebagai agen of change dalam pelaksanaan Otonomi Daerah.
2.    Menumbuhkan kembali jiwa social mahasiswa dalam mengaplikasikan apa yang disebut dengan demokrasi baik langsung maupun tak langsung.

V. TARGET YANG DIHARAPKAN

1.    Menumbuhkan suasana / iklim yang membuka peluang bagi mahsiswa untuk berpartisipasi secara aktif terhadap proses demokrasi
2.    Memberikan sikap profesionalisme, proaktif dan konstruktif serta berfikir dan berwawasan terbuka, (Inklusif)

 

VI. BENTUK KEGIATAN

      Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk yang terdiri dari :

Kongres

Kongres Mahasiswa III UNISLA merupakan agenda tahunan, Kongres juga sebagai sarana untuk menjabarkan, merancang, mengevaluasi program-program yang telah mampu dan yang belum terlaksana dalam periode kepengurusan berjalan. Sehingga pada saat yang akan program kerja yang belum terlaksana akan dapat dilaksanakan oleh pengurus yang terpilih.

VII. WAKTU DAN TEMPAT


Hari           :  Minggu
Tanggal    :  27 Pebruari 2005
Pukul         :  07.30 - selesai
Tempat     :  UNISLA

VIII. ORGANISASI  PELAKSANA


Kegiatan ini di laksanakan oleh BEM Unisla  dengan menunjuk kepanitiaan berdasarkan Surat Keputusan yang diberikan oleh BEM Unisla.

X. PESERTA KEGIATAN

    Peserta Kongres
1.    Anggota DLM Unisla 2003/2004
2.    Pengurus BEM Unisla 2003/2004
3.    Delegasi Dari Masing-masing Fakultas dan Kampus Paciran serta Organ internal Universitas Islam Lamongan

XI. ANGGARAN BIAYA

     Kegiatan ini dilaksanakan dengan biaya dari :
  1. 30 % Dari Rektorat
  2. 20 % Kas BEM
  3. 50 % Donatur


XII. LAMPIRAN

1.    Perincian Anggaran  Biaya
2.    Susunan Kepanitiaan
3.    Mekanisme Kongres (manual acara)

XIII. PENUTUP

Demikianlah TOR kegiatan ini kami buat dengan sebaik mungkin dan sebenar-benarnya, sebagai pertimbangan bagi semua pihak dalam ikut serta mensukseskan kegiatan tersebut. Semoga Allah SWT senantiasa meridloi kita semua.Amien.

Panitia
RENCANA ANGGARAN
KONGRES MAHASISWA UNISLA III
2005 – 2006

No.
JENIS
VOLUME
HARGA SATUAN
JUMLAH
I. Kesekretariatan
1.
Stempel Panitia
1  Buah
  35.000,-
Rp.      35.000,-
2.
Kertas Folio + Quarto
2   Rem
  30.000,-
Rp.      60.000,-
3.
Tinta Printer
1     Set
  35.000,-
Rp.      35.000,-
4.
Spidol Besar
2     set
  20.000,-
Rp.      40.000,-
5.
Penggandaan Proposal
30   eks
    3.000,-
Rp.      90.000,-
6.
Penggandaan Undangan
150 eks
   1.000,-
Rp.    150.000,-
7.
Pengadaan TOR
1  paket
150.000,-
Rp.    150.000,-
8.
Penggandaan materi
200 eks
    3.000,-
Rp.    600.000,-
Jumlah
Rp. 1.160.000,-
II. Publikasi Dekorasi dan Dokumentasi
1.
Dekorasi                   
1 paket
100.000,-
Rp.    100.000,-
2.
Spanduk
2  buah
  80.000,-
Rp.    160.000,-
3.
Cuci Cetak Film
2    roll
  75.000,-
Rp.    150.000,-
4.
Sewa Sound Sistem
1   hari
400.000,-
Rp.    400.000,-
5.
Transportasi
-
-
Rp.    200.000,-
Jumlah
Rp. 1.010.000,-
III. Konsumsi
1.
Snack
150
3.000 x 2
Rp.    900.000,-
2.
Makan
150
5.000 x 2
Rp. 1.500.000,-

Jumlah


Rp. 2.400.000,-

Jumlah Anggaran Kongres
Rp. 4.570.000,-


MANUAL ACARA
KONGRES MAHASISWA UNISLA III
2005 – 2006


Minggu, 27 Pebruari 2005
12.00-12.30
Registrasi Peserta
Panitia
12.30-13.30
Break
Panitia
16.30-17.30
Pengesahan, tatib kongres dan  pemilihan presidium sidang
Panitia
17.30-19.00
Break
Panitia
19.00-20.00
Pleno LPJ dan PU
DLM dan BEM
20.00-21.00
Sidang Komisi ( A,B,C, )
Presidium Sidang
21.00-21.30
Break
Panitia
21.30-22.30
Plena Komisi
Presidium Sidang
22.30-23.30
Pleno mekanisme Pemilihan Presiden BEM
Presidium Sidang
23.30-Selesai
Penutupan
Panitia















SUSUNAN PANITIA
PELAKSANAAN KONGRES MAHASISWA III
UNIVERSITAS ISLAM LAMONGAN (UNISLA)
2005-2006

v  Steering Committee :
Ø  Presiden BEM ( KAMIL )
Ø  Sekretaris Jenderal ( ANNA NUR F)
Ø  Ketua DLM ( MUHAMMAD ASIR )

v  Organizing Committee  :

Ketua                             : Supangat
Wakil Ketua                  : Khoirul Anam
Sekretaris                     : Abidatur Rohmani
Bendahara                    : Khilyatul Wardah

KOORDINATOR :

1.    ACARA
Eko Budianto
M. Fatoni

2.    KESEKRETARIATAN
 Haris Al-ansori
Siti Mutmainah

3.    AKOMODASI
A.Zainal Arif
M. Irfan

4.    KONSUMSI
K. Wardah
Mutmainah

5.    PUBDEKDOK
M. Arif
Sun’an

6.    PENGGALIAN DANA
Masykur
Retno Ayu Wulandari
Ainun

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar