Kamis, 12 Januari 2012

My Rival is Me

Hai salam super, kali ini saya akan membawakan sebuah artikel dengan judul “my rival is me”, yang mana artinya adalah sainganku adalah aku. Nah mungkin kalo difikir-fikir aneh dan tidak masuk akal, akantetapi saya akan membuat anda paham dan mengerti dengan judul yang saya bawakan ini, kemudian anda akan mengetahui hamparan baru yang belum pernah anda sadari.


                                          ichigo                             VS                  ichigo hollow

Sejak kecil kita semua di didik untuk menjadi yang lebih baik dari pada teman kita yang lain. Perbandingan-perbandingan yang dilakukan oleh orang-orang yang lebih berumur dari kita, secara tidak langsung memberikan efek negatif kepada kita. Sehingga salah satu efek negative masih menempel pada diri kita sampai sekarang. Hal itu tak lain lagi adalah “saingan”. Memang benar kita tidak bisa hidup tanpa bersaing tapi pernahkah anda menyadari bahwa ketika anda mencoba untuk melakukan persaingan, anda berarti mencoba untuk membelenggu diri anda sendiri.

Ketika anda bersaing dengan orang lain, karena adanya nilai-nilai kekanak-kanakan yang masih terkandung dalam diri anda maka saingan yang anda dapatkan hanyalah saingan yang sementara dan yang berpacu pada keterbatasan kemampuan yang belum tentu bisa kita benarkan. Sadar atau tidak saingan adalah pembunuh kreatifitas anda!!. Membatasi pikiran sadar anda dan membawa anda kedalam arena pertempuran yang penuh dengan siksaan dan tantangan. Menjadikan anda seperti pecandu narkoba yang akan terus dan terus ingin menjadi lebih dan lebih, agar mendapatkan apa yang kita sebut dengan “Desire”.

Sendy misalnya, dia adalah seorang pelajar SMP yang selalu mendapatkan rangking 1. kemudian ketika dia menjadi seorng peljar SMA, teman-teman dia banyak yang memiliki intelegensi tinggi-tinggi dan dia hanya mendapatkan ranking 15. Dia merasa tersaingi dan dia merasa sangat kecew a dengan apa yang dia dapatkan, padahal nilai yang ia dapat adalah nilai yang lebih baik dari pada sebelumnya. Perasaan yang galau selalu menyelimuti sendy. Sendy berambisi agar mendapatkan ranking 1 lagi seperti dulu. Nah dari ambisi inilah kreatifitas kita mulai terbunuh dan terkikis karena saingan. Dengn ambisi seperti ini sendy mendapati perasaan kebencian , kekesalan, iri, syirik, dll. Tidak kah anda sekarang sadar bahwa sendy menyiksa dirinya sendiri. Andai pun dia berhasil mendapatkan ranking 1. Ambisi akan saingan itu pun akan selalu meningkat dan akan terus-menerus mencari saingan lagi dan lagi.

salah satu contoh lagi yang saya angkat dari sebuah film anime yang salah satu gambarnya saya letakan di entri ini. ichigo kurosaki namanya, dia selalu mencoba melawan kegelapan dan bersaing dengan dirinya sendiri untuk mengembangkan kemampuannya dan melindungi apa yang ingin dia lindungi. Tanpa disadari ternyata pengembangan ini sangat dasyat, sampai-sampai dapat mengalahkan lawan-lawan yang ingin bersaing dengannya. dari sini kalian dapat mengambil hikmanya. mungkin terkesan seperti anak kecil karena menggunakan kartun sebagai bahan pacuan untuk maju, akantetapi inilah kreatifitas yang saya miliki. Meski saya harus diolok karena menggunakan referensi non-fiksi, namun itu tidak masalah karena saingan saya adalah saya. Jika anda mengalami hal yang saya contohkan ini, anda bisa menggunakan "egois yang baik" yang telah saya post di entri sebelumnya

Ketika anda berhasil mengalahkan saingan anda, Dan di lingkungan anda, memang tidak ada yang lebih hebat dari anda. Keinginan untuk mengembangkan diri pun jadi mengendur. Karena saingan yang menyiksa diri kita ini telah hancur. Lalu apa kita hanya akan melakukan aktifitas monoton? Jawabnya “tidak”. Jika anda sadari, ada seorang saingan anda yang merupakan pesaing yang amat handal dan pesaing inilah pesaing yang akan kita sebut dengan “saingan yang sebenarnya” dia adalah diri anda sendiri. Jika anda bisa menjadi lebih baik dari diri sendiri setiap waktu maka segala aspek kemampuan dan kekurangan yang anda miliki akan semakin maju kea rah yang positif. Anda tidak akan takut untuk mencoba kegagalan, karena dari situlah anda akan menjadi lebih baik dari diri anda sendiri.

Diri anda tersimpan nafsu yang harus anda lawan. Itu lah hal yang harus benar-benar menjadi saingan kita, Nabi Muhammad S.A.W pernah mengatakan sebuah kalimat yang amat bermakna ketika umat islam menang diperang badar. Sesungguhnya kita akan menghadapi perang yang sebenarnya. Para sahabat bingung apa yang dimaksud oleh Nabi. Ternyata perang dimaksud Nabi Muhammad S.A.W adalah perang melawan hawa nafsu. pertempuran mengendalikan hawa nafsu yang ada pada diri kita sendiri.

Nah dari situlah kita bisa mengambil hikmah, bahwa saingan dengan orang lain. Merupakan hal yang kurang baik karena dari sana kita bisa mendapatkan kekuatan-kekuatan negative seperti syirik, dengki, pemarah, dll. Aspek yang akan kita kembangkan pun akan terbatasi dengan target saingan kita. Namun apabila kita bersaing dengan diri kita sendiri, maka aspek-aspek yang akan kita kembangkan sangatlah banyak dan akan selalu berkembang tanpa batasan dari orang lain, karena bersamaan dengan diri kita yang berkembang. Saingan kita pun juga ikut berkembang, sebab sainganku adalah aku. “My Rival is Me

Tidak ada komentar:

Posting Komentar