Rabu, 18 Januari 2012

Stop Merendahkan Harga Diri Sendiri


Hai hai pembaca, kalian semua pasti ingin dinilai mempunyai harga diri yang tinggi. Hal ini sudah tidak bisa diungkiri lagi oleh setiap manusia. Sebagai mana teori hiearki  yang di ajukan oleh Maslow. Dia menyebutkan bahwa pada “need for self-esteem” adalah kebutuhan pokok nomor 4 yang harus dipenuhi oleh seorang individu dalam memenuhi kebutuhan hidupnya (Desmita:2009).



Nah kalau ditanya self-esteem itu apa? Maka jawabnya menurut aja sama Santrock (1998) mengatakan bahwa self-esteem adalah dimensi penilaian yang menyeluruh dari diri. Kalau saya persingkat self-esteem adalah harga diri. Harga diri yang ada pada diri manusia sejak kecil dan biasanya nilai-nilai yang ada pada harga diri kita. Tergantung pada sifat yang tertanam pada masa kanak-kanak kita.

Dan jika kalian amati konsep-konsep yang mempengaruhi harga diri kita. Anda akan menemukan bagaimana anda bisa membuat diri anda dihargai oleh orang lain. berHarga diri bukan lah bersombong diri. Kedua kata ini memiliki makna yang sangat berbeda , meski banyak orang yang berasumsi salah ketika kita mencoba mengembangkan harga diri kita, tapi kita harus tetap menatap kedepan dan memegang keyakinan kita dengan ilmu agama yang kita miliki (islam). Jika kalian bisa memanfaatkan asumsi orang  yang berbeda dengan asumsi anda. Maka anda akan bisa menjadi individu yang berbeda dari yang lain dan bisa disebut sebagai seorang difference

Gejala-gejala kehidupan memang sangat banyak memang membuat kita kesusahan dalam menentukan pilihan. Antara harga diri dan kesabaran, antara emosi dan expresi, antara cinta dan nafsu. Semua itu harus kita pilih dan kita jalani. Ada pepatah bilang “life is never flat”. Iya memang bener banget itu. Tidak semua hal dari aspek kehidupan yang diteorikan sama dengan kenyataan yang ada, tapi suatu aspek kehidupan yang diteorikan akan dapat membantu anda dalam menentukan pilihan kehidupan anda dan menghindari hal-hal yang membuat diri kita menderita.

Beberapa hal yang membuat hidup kita menderita adalah merendahkan harga diri kita sendiri. Sebagaimana pendapat Robert (2009) mengatakan bahwa ada 13 macam kecanduan-kecanduan yang membuat harga diri kita semakin rendah :
1.mengeluh dan menyalahkan: kita menyalahkan orng lain dan mengeluh tergadap adan mengenai mereka karena kita menolak untuk menerima fakta bahwa kita bertangung jawab bagi semua yang terjadi pada diri kita
2.mencari-cari kesalahan orang lain: kita mencari kesalahan orang lain krena mereka tidak menerima dengan standard nilai dari kira. Kir mengkompensasi perasaan kurang kita dengan mencoba untuk membuat diri kita benar dan membuat mereka salah
3.membutuhkan perhatian dan persetujuan: menandkan bahwa kita tidak mampu mengenali dan menghargai diri kita sendiri sebagai sosok yang bernilai tinggi
4. tidak memiliki sahabat dekat: karena tidk menyukai dirinya sendiri, akibatnya orang ini akan selalu menyendiri terus dan terus
5.keinginan agresif untuk menang: jika kita terobsesi dengan kemenangan atau ingin selalu benar setiap saat, kita menderita kebutuhan mendesak untuk membuktikan diri kira sendiri kepada semua orang di sekeliling kita. Dan moralitas kita hanya untuk selalu bisa diterima dan disetujui. Keseluruhan gagasan adalah,” lebih baik daripada” orang lain.
6.pemanjaan diri :kompensasi perasaan penolakan diri dan akan mencari-cari pengalihan masalah ketika mengalami “life preasure” yang berat, seperti narkoba dan minum-minuman keras.
7.despresi : karena kita merasa sesuatu diluar diri kita telah menghalangi kit dri apa yang kita inginkan
8.tamak dan egois : terpaku pada kebutuhan dan hasrat diri sendiri yang harus dilampiaskan, apapun taruhannya, untuk mengkompensasi kurangnya rasa harga diri.
9.tidak tegas dan menunduk : merupakan perasaan takut membuat kesalahan yang tidk normal
10.bertopeng: menopengi diri kita dengan merasa kurang dari pada orang lain disekitar kita
11.mengasihani diri sendiri : ini merupakan sindrom malang, munculketika ketidak mampuan kita untuk bertanggung jawab dengan kehidupn kita sendiri
12.bunuh diri : ini adalah hal yang paling buruk dan sangat dilarang oleh islam.

Dari apa yang telah dipaparkan oleh Robert tadi kita bisa mengambil poin-poin dimana kita mengintidasi diri kita sendiri. Melakukan evaluasi adalah hal yang biasa. Justru jika kalian bisa melakukan evaluasi-evaluasi dengan sendiri. Berarti kemandirian yang telah tertanam di diri kalian dan kita bisa melepaskan persetujuan-persetujuan dari orang lain yang membuat diri kita menjadi berendah harga diri.

Dan jika anda memang benar-benar ingin berubah maka ubahlah niat anda untuk berubah terlebih dahulu. Insya Allah, jika anda berusaha dan berdo’a. pasti anda bisa berubah. J

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar