Rabu, 09 Mei 2012

Definisi dan Macam-Macam Tourism


Tourism
The Austrian economist in 1910 mendefinisikan tourism sebagai beberapa total operator utamanya keekonomian alami yang langsung berhubungan dengan tempat masuk, tempat tinggal dan pergerakan orang asing / touris didalam dan diluar di negara tertentu, kota atau wilayah



Hunziker dan Krapf, in 1941, defined tourism as “ The sum of the prenomena and relationships arising from the travel and stay of non-residents insodar as they do not lead to permanent residence and are not connected with any earning activities”.

The United Nations mengkasifikasikan 3 bentuk dari tourism di 1994
1.       Domestice tourism, termasuk penduduk negara hanya traveling di negaranya saja
2.       Inbound tourism, meliputi bukan penduduk traveling di suatu negara
3.       Outbound tourism, meliputi penduduk traveling di negara lain
4.        
The UN juga memperoleh perbedaan kategori dari tourism dengan mengkombinasikan 3 dasar dari tourism :
1.       Internal tourism, terdiri dari domestic tourism dan inbound tourism
2.       National tourism, terdiri dari domestic dan outbound tourism
3.       International tourism. Berisi inbound tourism dan outbound tourism

Tourism Industry

Tourism as a service industry consists of several industry among other : accommodation service, transpertatio service, foods and beverage service, souvenir, tourism object and others. Dari banyak aspek tourism yang paling mencolok pentingnya adalah objek tourism. Objek tourism terdapat beberapa macam :
1.       Natural tourism object, meliputi gunung, laut, danau,dll.
2.       Cultural tourism, meliputi traditional house, history building, religion of people,dance,dll.
3.       Manmade tourism object , meliputi  bangunan modern, kebun, toko souvenir,dll.

Klebihan dari industri tourism
1.       Lowongan kerja
2.       Pembangunan infrastrukture ( jalan, listrik, air,dll)
3.       Pemeliharaan budaya
4.       Melindungi lingkungan
5.       Pertukaran dengan touris
6.       Peningkatan layanan kesehatan

Kekurangan dari industri tourism
1.       Menghancurkan budaya ( mengecamkan bahwa budaya adalah pertunjukan, moderenisasi)
2.       Produk utamanya sek
3.       Penghancuran lingkungan, contoh golf, ski, world as playgrond
4.       Tipisnya pekerjaan/jabatan terutama pada skill rendah
5.       Illegal activities, contohnya perdagangan narkoba
6.       Mengambil tenaga profesional dari luar bukan dari dalam negeri/kota
7.       Sekongkolan antri-demonstrasi, karena  pemerintah lah yang mengizini tourism
8.       Pasar perdagangan yang tidak stabil

Solusi untuk pengunjung
1.       Bertindak untuk mendukung perbedaan budaya
2.       Ikut dalam aktifitas yang menambah nilai komunikasi
3.       Tidak melakukan aktifitas yang merusah lingkungan
4.       Tidak ikut dalam aktifitas yang ilegal

Solusi untuk host/ tuan rumah
1.       Mendukung perbedaan budaya tradisional
2.       Latihan dan belajar dalan budaya local, sejarah, ilmi alam,etc.
3.       Memilih pengembangan dan aktifitas yang menarik tradisi lokal
4.       Tidak mempromosikan aktifitas yang merusak lingkungan
5.       Tidak ikut aktifitas ilegal
6.       Membuat bisnis transaksi dengan transparan dan efesien

Tipe-tipe tourism
1.       Heritage tourism (warisan) contohnya : borobudur, istana tmpak siring (bali), monumen nasional, benteng otanaha, keraton jogja
2.       Ecotourism, wisata yang bertajuk alam menunjukan kealamian, kecantikan dan budaya lokal. Contoh : Suaka Marga Satwa Ujung Kulon (Banten), kebun raya bogor, taman nasional gunung leuser.
3.       Adventure tourism, wisata yang meliputi penjelajahan daerah terpencil dan eksotis dan mengikutkan bermacam-macam aktifitas,contoh : gunung bromo, air terjun batu kuro bajuni, taman laut banda (maluku)
4.       Wildlife tourism, wisata yang mempunyai beberapa keindahan dan keeksotisan spesies kehidupan liar yang kadang berbahaya dan sangat langkah, contoh : Taman Nasional Pulau Komodo,Taman Safari, Suaka Alam Waikambas for Elephant ( Lampung )
5.       Pilgrimage tourism, wisata  yang mempunyai unsur agama yang kental di dalamnya, contoh : The graves of wali songo, candi2, dll
6.       Rural tourism, segala bentuk dari wisata yang menunjukan lokasi pedalaman yang memberi keuntungan bagi ekonomi lokal dan sosial sebagaimana membisakan interaksi antara touris dan penduduk lokal, contoh : berkunjung ke desa
7.       Medical tourism,provision of cost effective private medicala care in collaboration with the tourism industry for patients needing surgical and other forms of specialized treathment.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar