Jumat, 11 Mei 2012

Luasnya Serangan Tomcat


Luasnya Serangan Tomcat

Di lamongan, warga yang terserang tomcat semakin banyak. 15 April 2012, seorang pengamat lingkungan dari UNISLA Rico Kurosaki mengungkapkan bahwa tomcat telah menyerang sebagian dari warga lamongan khususnya warga desa. Diduga kuat meledaknya tomcat disebabkan oleh populasi burung-burung pemakan serangga yang semakin berkurang.



                Di desa Kesed yang jaraknya berdekatan dengan kota Lamongan, merupakan salah satu desa  Lamongan yang terserang tomcat. Hampir dari semua rumah di desa Kesed terserang tomcat, akibatnya banyak orang yang pergi ke layanan kesehatan terdekat untuk segera mendapatkan perawatan. Anehnya warga yang terkena serangan tomcat ini hanyalah warga yang sudah berumur tua. Beberapa antisipasi pun dilakukan oleh warga untuk menghentikan serangan tomcat di desa mereka, seperti : semprotan anti insect atau menggunakan produk lokal untuk melawan tomcat.

                Tak hanya di Kesed, di kota Lamongan pun tomcat sudah masuk ke instansi-instansi pendidikan yang ada di Lamongan. UNISLA contohnya, di UNISLA ditemui tomcat telah mengalir di aliran air UNISLA. Saat salah seorang teman saya menyalakan kran,tak diduga ternyata tomcat muncul mengikuti aliran air dari kran yang dia nyalakan, dia pun lari karena takut terkena dari racun tomcat ini. Tak hanya di UNISLA di beberapa kursusan local pun terdapat banyak sekali tomcat di dinding-dinding. Namun hal ini tidak begitu memberikan tekanan bagi orang-orang lamongan, karena mereka sudah terbiasa dengan yang namanya tomcat dan sudah menemukan obat dari racun tomcat.
                Berbagai anti-insect dan pepsida pun dipakai oleh warga sebagai langkah penyebaran tomcat. Mereka berharap pemerintah Lamongan melakukan tindakan secepat mungkin agar wabah tomcat tidak makin meluas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar