Kamis, 22 Maret 2012

Berfikir angin & air : lembut, gesit, menyejukan.

Berfikir angin & air : lembut, gesit, menyejukan.

Hai pembaca, sedikit berbagi tentang mengatasi masalah-masalah kamu nih. Saya telah menemukan cara jitu yang bias membuat anda terlepas dari masalah yang menghantui anda setiap hari-hari anda, yang mana mengubah hari-hari indah anda menjadi hari yang buruk. Seperti yang saya bilang sebelumnya bahwa masalah itu adalah teman kita, jadi bagai manapun kita menghindar. Masalah pasti akan datang ke diri kita dan harus kita hadapi. Kebanyakan dari orang yang terkena masalah yang menumpuk-numpuk akan menjadi stress. Mereka bingung bagai mana untuk menyelesaikan masalah-masalah itu, contohnya aja seorang pemimpin y ang selalu ditekan oleh pihak-pihak dari berbagai sudut untuk melakukan hal yang benar meski pun hal sudah dia lakukan sudah sangat benar, namun masih kurang benar dihadapan orang lain. Kita akan membahas bagaimana mengatasi hal-hal seperti itu.

                Berfikirlah layaknya angin. Itu lah salah satu cara yang akan saya paparkan untuk anda dalam menghadapi masalah-masalah yang ada. Sadarkah anda jika angin itu sangat menginspirasi jika anda melihatnya dari berbagai aspek? Jika anda melihat angin yang mengamuk atau putting beliung. Itu merupakan angin atau gambaran suasana hati anda ketika anda terpengaruh dengan yang namanya emosi dan terkendalikan oleh kegelapan hati anda sendiri. Bagaimana dengan angin  yang lembut dan sepoi-sepoi? Wah pasti angin itu dicari-cari oleh banyak orang dan ditunggu-tunggu, jika anda bias menjadi cerminan dari angin  yang sepoi-sepoi itu, meskipun anda dalam masalah pun aura dan suasana yang anda bawa akan  sejuk untuk orang lain dan tak hanya sejuk untuk orang lain saja tapi juga sejuk untuk diri anda sendiri, meski terkadang kita tidak bisa menahan diri kita untuk marah tapi sebelum marah sebaiknya anda membaca al-fatihah 1 kali dan silahkan anda meluapkan kemarahan anda. Sa ya yakin anda akan mendapatkan ketenangan saat itu juga.

                Berfikir seperti angin bukannya bersantai-santai dan pergi kemana-mana tidak jelas. Kita harus berfikir dengan gesit pula. Angin itu memiliki banyak sekali macam dan dari macam-macam itulah kita akan memilih angin yang paling cocok untuk diri kita. Sebenarnya setiap individu mempunyai cara dalam memilih cara angin yang berbeda namun kebany akan dari mereka yang memilih berfikir angin dalam kehidupannya memilih gaya angin yang lembut, gesit dan sejuk.

                Tak harus seperti angin juga. Kita juga bisa menjaga sikap dan bersikap seperti air. Kekuatan dari air itu sangat besar ternyata hal ini sudah terbukti dengan penelitian dari DR. Masaru. Di artikel berikutnya saya akan membahas tentang kekuatan air yang akan dibahas dan dilihat dari berbagai segi. Eits pelenceng dikit hhehehe. Okey jadi gini nih sebenernya air ini tidak beda jauh juga dengan angin hanya saja air lebih membentuk zat padat artinya lebih terlihat bentuknya dari pada angin. Kita harus berhati-hati dalam melakukan perbuatan . itu lah inti dari cara berfikir seperti air, karena setiap tindakan yang kita lakukan akan membawa konsekuensi tersendiri untuk diri kita masing-masing.

                Ya memang untuk menyelesaikan masalah gak Cuma bisa dilihat dari satu sisi aja, tapi anda juga bisa melihat dan menyelesaikan masalah dari berbagai sisi. Ini adalah salah satu cara  yang bisa anda gunakan dalam menyelesaikan masalah anda. Ingat berdo’a kepada Allah SWT itu wajib loh. Apapun cara asal kita berdo’a maka cara itu insya Allah akan efektif, namun cara itu ya harus positif lah. Oke deh getsugaaaa tensouuu

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar