Selasa, 30 Oktober 2012

The Power of Justice, Kekuatan Pemecah Batasan

 The Power of Justice, Kekuatan Pemecah Batasan

Manusia adalah makhluk yang selalu ingin menjadi lebih dan lebih, namun belakangan ini keinginan itu menjadi pudar akibat dari instanisasi yang menjamur pada hati. Pada era seperti ini hanyalah keinstanan yang dicari tanpa melalui sebuah urutan yang dinamakan sebuah proses. Kecenderungan untuk berhenti disaat susah dan berbelok ke arah yang tidak jelas disaat yang sulit membuat diri kita tidak bisa melewati batasan yang sebenarnya harus kita lewati.

Beberapa keyakinan, Metode dan cara-cara dilakukan demi mengatasi batasan-batasan itu. Akantetapi, halangan yang dihadapi tidak sedikit dan banyak sekali. Batasan adalah suatu garis dimana kita belum bisa melewatinya, jika kita ingin melewatinya maka kita harus melakukan sebuah melewati batasan tersebut. Kemauan dan etos untuk berubah menjadi factor kita untuk mengatasi batasan kita. Bukan berarti mengatasi batasan yang haram, namun mengatasi batasan yang memang seharusnya diatasi.

Shakespeare pernah berkata,” kami tahu apa diri kami, namun bukan apa jadinya kamu”. Artinya anda tidak dapat bergantung pada orang lain untuk menyelesaikan perkara anda sendiri. Anda harus bisa berjuang dan mencari solusi untuk diri anda meski itu dengan bantuan orang lain atau tidak. Oleh karena itu saya akan mencoba memberi pengetahuan saya tentang kekuatan yang bisa mengatasi batasan anda agar bisa membantu anda dalam menyelesaikan masalah-masalah yang berhubungan dengan batasan anda.

The power of justice adalah kekuatan dari keadilan ISLAM yang dapat memecah batasan-batasan yang memang harus dipecah, semisal ; kita menghadapi situasi sulit, disaat kita memiliki masalah dirumah, di tempat kerja dan di kampus. Tiba-tiba kita punya masalah tambahan dengan orang yang kita cintai. Jika orang yang tidak kuat pasti akan marah-marah tidak jelas seperti api yang gak penting. Tapi jika kita bisa melewati batasan kesabaran kita, maka kita dapat menahan amarah kita sekaligus membuat diri kita menjadi lebih baik.

Pada dasarnya The Power of Justice adalah kekuatan yang muncul dari dalam hati karena mendapatkan bimbingan dari Allah SWT. Orang yang berhati baik akan memiliki kekuatan ini. Akantetapi tidak semua orang bisa memilikinya. Terkadang juga susah karena kita harus selalu bekerja keras untuk bisa melewati semua batasan-batasan yang harus kita lewati.

Kita semua pasti pernah merasakan dengan yang namanya PAIN atau sakit hati. Nah inilah yang bisa menambah kekuatan justice kita. Dengan sakit hati yang ada pada diri kita, kita bisa membuatnya menjadi kekuatan yang sangat kita banget. Pribadi manusia adalah pribadi yang unik disetiap individunya. Jika kita bisa memahami rasa sakit yang kita rasakan dan membuatnya sebagai hikma, maka the power of justice pasti dapat dikuasai.

Kunci the power of justice adalah :
1.       Bersyukur
2.       Ikhlas
3.       Berdoa
4.       Tawakal
5.       Sabar

Robert Anthony dalam bukunya yang berjudul rahasia kepercayaan diri mengungkapkan bahwa “ tanpa anda menghargai nilai sejati anda sebagai seorang manusia, anda tidak bisa mendekati tingkat kepercayaan diri yang total”. Jika kita ingin berubah maka hargailah diri kita dahulu kemudian anda bisa membuat perubahan dan dihargai oleh orang lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar