Kamis, 23 Februari 2012

Your Mind is Your World

Hai hai pembaca, kalian pasti perna mengalami hal-hal yang membuat kalian semua galau / tertekan, ya tidak ada kehidupan manusia yang tanpa masalah dan tanpa kegalauan, rasa sedih, senang, gembira, sakit hati, itu semua adalah gejala kehidupan yang normal. Betapun kita mencoba lari dari masalah, masalah itu akan datang selalu kepada kita, yah sama saja dengan lagunya lenka yang judulnya trobel is a friend. Mau gak mau kita pasti berteman dengan yang namanya trobel.

Dan taukah anda sesuatu yang sering menjadikan pikiran menyetujui bahwa sesuatu itu adalah masalah kita adalah diri kita sendiri??? Coba kita tengok kembali ke teori maslow tentang kebutuhan pokok manusia : 1. Kebutuhan fisiologis, 2. Kebutuhan akan rasa aman, 3. Kebutuhan akan rasa kasih sayang dan memiliki, 4. Kebutuhan akan rasa harga diri, 5. Kebutuhan akan aktualisasi diri. Ketika salah satu dari kebutuhan diatas tidak bisa dipenuhi oleh diri kita maka secara automatis kesadaran anda akan menyetujui dan menetapkan bahwa itu adalah masalah

Dunia akan terasa mengejar anda ketika anda berfikir bahwa masalah adalah hal yang harus ditakutkan dan bila anda tidak melawannya maka masalah itu pasti akan makin membesar dan membuat anda makin kerepotan. Sama saja ketika anda akan menghadapi ujian tapi anda menunda-nunda karena takut akan nilai yang buruk, setelah anda tunda menunda . ujian itu akan semakin menumpuk dan anda akan makin kerepotan dengan dosen/guru anda, sama halnya dengan masalah-masalah yang sering anda hadapi.

Tidak semua orang bisa menyelesaikan masalah yang dia hadapi dan tidak hanya orang yang dewasa saja yang bisa menyelesaikan masalah dengan tenang, kunci dari penyelesaian masalah adalah pikiran kita. Pernah kah anda berfikir bahwa fikiran kita ini termanipulasi oleh ketentuan yang salah sejak kecil? Alasan saya menyebut salah karena saat kita masih kecil. Dunia ini tidak seperti ini, anda bisa melihat sendiri kencangnya arus globalisasi yang membawa dampak positif beserta negatif yang menerpa seluruh dunia ini.

Saat kecil ketika kita berangkat ke sekolah, pasti orang tua kita bilang, hati-hati yah. Tau kah anda bahwa kata “hati-hati” berarti menghindari masalah? Dan seharusnya yang harus dikatakan adalah “hadapilah dengan semangat” artinya setiap tantangan yang ada akan diambil untuk dihadapi, contohnya maju kedepan untuk presentasi, kalau hati-hati yang pilih aman ajah, tidak maju kedepan untuk presentasi dari pada kalau salah ditertawakan teman-teman. Nah ini adalah suatu hal yang seharusnya kita rubah dan kita cerna dengan baik, jangan biarkan ketentuan yang salah membuat anda seperti emas berkarat, bersihkan dan tunjukan.

Paul hanna pernah mengatakan bahwa “dunia akan merefleksi anda karena pemikiran anda”.  Sangat jelas sekali, kita akan merasa sengsara dan sedih jika menganggap adanya yang dinamakan dengan masalah. Pernahkah anda berfikir untuk sejenak tenangkan fikiran ketika anda berada dalam sebuah masalah dan menggap masalah itu hanya sebuah sensasi kehidupan yang pasti ada solusinya. Allah SWT hanya akan memberikan cobaan terhadap hambanya yang sesuai dengan kemampuan hambanya, jadi dengan begitu kita tidak perlu kawatir dan harus berfikir tenang dalam menghadapi masalah.

Kesimpulannya jika anda tidak ingin menjadi orang yang selalu bermasalah. Anda harus mengubah pandangan anda terhadap masalah. Masalah itu pasti ada, tergantung kita saja bagaimana memaknai masalah itu. Berfikir seperti angin, bergerak seperti air, bersuara seperti api. Getsuga tensou hahaha

kekuatan ichigo kurosaki sebagai dewa kematian (shinigami) setelah menguasai fullbring yang dicuri ginjo 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar