Kamis, 09 Agustus 2012

Bahaya Dosa dan Maksiat Bagi Manusia



Dewasa kini, dosa menjadi tren yang amad menarik dan dianggap patut untuk dipertunjukan ke orang lain. Padahal harus tidak sedemikian, karena seharusnya dosa itu ditutupi dan diperbaiki. Bukan dipublikan dan dibudidayakan. Khususnya para remaja masa kini yang tingkahnya semakin tidak terkendali. Banyak sekali dosa-dosa yang mereka lakukan meskipun mereka sudah tahu konsekuensi dari dosa-dosa yang mereka perbuat. Berikut adalah bahaya-bahaya yang bisa anda simak :

1.       Menjadi penghalang untuk memperoleh ilmu pengetahuan. Yang menjadikan kita bisa memperoleh ilmu adalah rahmat dari Allah SWT. Jika kita melakukan dosa maka rahmat dari Allah SWT akan menjauh dari kita, alhasil kita pun akan susah untuk memperoleh ilmu karena fikiran kita hanya dipenuhi kegelapan yang perlu untuk diterangi

2.       Menjadi terhalangnya ketaatan kepada Allah. Kalau sudah hati menjadi gelap karena tertutup oleh dosa sehingga rahmat dari Allah tidak bisa sampai ke hati. Ya sudah jelas, kita akan melupakan Allah SWT.

3.       Memnyebabkan orang menjadi hina. Setiap dosa yang kita peroleh akan mengotori diri kita sendiri. Sadari atau tidak, pada hakikatnya itu putih bersih hatinya. Namun ketika kita kotori dengan dosa , we will feel so “guilty”. Perasaan bersalah itulah yang membuat diri kita berfikir bahwa kita ini manusia yang berlumuran dosa. Perbuatan kita pun tidak akan bisa mengikuti jalur yang benar alias menjadi hina
4.       Hilangnya rasa malu. Rasa malu adalah sebagian dari iman. Dengan adanya rasa malu, kita bisa terhindar dari hal-hal yang maksiat. Pemuda masa kini mengalami penurunan dalam rasa malu. Entah kenapa mereka lebih suka memperlihatkan kemaksiatan mereka dan melakukannya dengan publikasi.


5.       Mendapatkan akhir hidup yang buruk (su’ul khatimah). Dengan melimpahnya dosa yang ditanggung sudah jelas, orang yang banyak melakukan maksiat akan mendapatkan siksaan yang berat di alam kubur dan akhirat


6.       Menjadikan hati menjadi keras. Tanpa adanya rahmat dari Allah, hati pun akan menjadi susah untuk diberi masukan seperti nasihat yang baik. Pemikiran egois dan emosi akan selalu menyelimuti hati. Jika batu yang keras bisa luntur oleh aliran sungai, tapi hati yang keras siapa tau bisa melunturkannya? Hanya Allah lah yang sanggup untuk melunturkan hati yang keras ini dengan hidayah-Nya


7.       Menghilangkan berkah. Rezeki yang harusnya kita peroleh akan musna, kesehatan yang merupakan rezeki yang paling besar akan menghilang karena penyakit yang diderita akibat maksiat yang dilakukan. Sekarang ini yang lagi ngetrend adalah penyakit yang diakibatkan oleh bir/arak/sejenis khamar.


8.       Membuat hati menjadi sempit. Seperti dihantui oleh rasa takut akan kematian yang bisa menjemput kapan saja, namun tidak melakukan taubat atau beribadah kepada Allah. Hanya dikelilingi dengan rasa takut dan rasa takut. Aktifitas-aktifitas yang harusnya dilakukan dengan konsentrasi penuh menjadi terganggu karena ketakutan ini.


9.       Menyebabkan turunnya siksaan di dunia. Kini kita bisa melihat ke saudara-saudara kita yang berbuat hal-hal buruk, dan akibat dari perbuatan buruk itu pasti ada. Semisal, orang melakukan sex bebas terjangkit dengan penyakit kelamin yang sekarang ini penyebarannya semakin banyak.


10.   Mendapatkan laknat dan siksaan dari Allah SWT di akhirat. Dosa yang kita tanggung pasti akan kita pertangung jawabkan di akhirat.


Sebenarnya setiap manusia pasti punya kesalahan, setiap manusia pasti pernah berbuat dosa karena setiap manusia pasti memiliki hawa nafsu. Manusia yang sudah melakukan kesalahan dapat meminta maaf kepada Allah dengan cara bertaubat kepada Allah SWT dan kembali kejalan Allah. Janganlah kita berputus asa hanya karena dosa yang kita perbuat, dalam surat Al-Hijr ayat 56 menjelaskan bahwa “ tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat tuhan-nya, kecuali orang-orang yag sesat”.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar